Blogging For Writer : Penulis Ngeblog? Tidak Harus, Tetapi Wajib!

July 13, 2010 by Masade  
Filed under Tips Trik Penulisan

Jika anda anggota Forum Lingkar Pena (FLP), maka tentunya mengetahui beberapa nama penulis yang secara rutin menorehkan pena mereka di sebuah aplikasi yang disebut Multiply. Sebut saja Helvi Tiana Rosa di helvytr.multiply.com, Asma Nadia di anadia.multiply.com, Afifah Afra di afifahafra.multiply.com, Pipiet Senja di pipietsenja.multiply.com, Jonru di jonru.multiply.com, dan Rafif Amir di rafif87.multiply.com. Aktivitas yang mereka lakukan sering disebut dengan istilah Blogging (baca : ngeblog). So…

Blogging is…
Aktivitas blogging sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1990-an. Anda mungkin ingat dengan www.blogger.com. Nama ini mudah diingat, dan perlu diketahui bahwa www.blogger.com inilah yang pertama kali menawarkan blog secara gratis.
Istilah blog pertama kali muncul pada tahun 1993 oleh Marc Andersen melalui sebuah halaman web yang berjudul What’s New. Halaman ini berisi hal-hal baru yang ditemukan oleh Andersen. Namun sampai tahun 1999 aktivitas blogging masih sulit ditemui karena masih terkendala dengan keterampilan teknis seputar bahasa pemrograman web.

Awalnya, blog sebenarnya berasal dari kata dua kata, yaitu web dan log, yang secara umum berarti catatan harian atau kita mengenalnya dengan istilah jurnal atau diary. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu di-update secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri. Di Indonesia, blog dipopulerkan oleh Enda Nasution (enda.goblogmedia.com) yang saat ini dianggap sebagai Presiden Blogger Indonesia.

Salah seorang blogger Indonesia yang cukup memiliki nama, Priyadi (priyadi.net), memberikan definisi yang lebih detail tentang blog. Menurutnya, definisi blog adalah :

  • Berisi tulisan yang disusun secara kronologis
  • Mengandalkan perangkat lunak CMS
  • Memiliki fasilitas komentar
  • Memiliki format sindikasi, misalnya RSS atau Atom
  • Tulisannya dibuat dari sudut pandang pribadi penulisnya

Beberapa tahun yang lalu ketika mulai ramai, blog sempat hampir terlupakan dengan hadirnya situs pertemanan semacam Friendster. Blog kemudian menjadi ramai kembali ketika situs-situs komunitas menggabungkan blog dengan situs pertemanan ala Friendster seperti Multiply dan Myspace.

5 Alasan Mengapa Penulis Wajib Ngeblog
Ada 5 alasan mengapa penulis tidak hanya harus ngeblog namun wajib ngeblog, yaitu karena :

Ngeblog itu menulis dan menulis itu ngeblog
Tidak bisa dibantah lagi bahwa penulis itu ya harus menulis. Penulis yang tidak menulis itu seperti sapi perah yang tidak menghasilkan susu atau lebah yang tidak menghasilkan madu;

Ngeblog itu mengumpulkan ide
Satu benda yang paling mahal bagi penulis adalah ide. Dimanapun dan kapanpun, seorang penulis berusaha untuk mengumpulkan dan mendapatkan ide, dan ngeblog bisa membantu untuk mengumpulkan ide-ide yang tercecer;

Ngeblog itu menerbitkan tulisan
Sebagian orang meyakini bahwa seseorang baru bisa disebut penulis jika bukunya sudah pernah diterbitkan. Keyakinan ini tidak sepenuhnya benar. Dengan ngeblog, tulisan-tulisan itu sudah bisa dikatakan ‘diterbitkan’. Tidak harus menunggu royalti bagi penulis untuk mendapatkan uang, dengan ngeblog, penulis sudah bisa mendapatkan ‘uang’ dengan cara blog monetization;

Ngeblog itu Citizen Journalism
Secara sederhana, citizen journalism adalah ketika siapapapun – termasuk masyarakat umum – berperan aktif dalam mengumpulkan, melaporkan, menganalisa, dan menyebarkan berita dan informasi. Blog menjadi media yang sangat powerfull dalam hal ini. Oleh karena itu, dengan citizen journalism seorang penulis menjadi orang yang bertanggungjawab untuk menunjukkan ketidakseimbangan-ketidakseimbangan dan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, sehingga solusi akan lebih cepat didapatkan;

Ngeblog itu Perang Pemikiran
Ternyata meriam, granat, senapan, dan sejenisnya bukan merupakan satu-satunya alat untuk menghancurkan negara. Saat ini yang marak bukan perang fisik melainkan perang pemikiran (ghazwul fikri) yang ternyata lebih besar dampaknya bagi suatu negara. Perang pemikiran akan menghancurkan akhlak dan melunturkan kepribadian sehingga yang terjadi adalah munculnya pembunuhan karakter. Blog merupakan salah satu alat yang sangat efektif untuk melakukan perang pemikiran selain buku, orasi, dan debat ilmiah. Seorang penulis yang aktif ngeblog, akan memiliki banyak sekali peluang untuk menangkal serangan-serangan pemikiran dan hasilnya generasi mendatang akan terselamatkan.

Blogspot, WordPress, Atau Mutiply?
Jika ditahun 1999, blogging masih sulit dilakukan karena terkendala dengan bahasa pemrograman web, maka sekarang bahasa pemrograman web sudah tidak menjadi masalah. Saat ini, puluhan aplikasi blogging siap pakai sangat mudah ditemukan, namun yang tampaknya paling mendominasi adalah Blogspot, WordPress, dan Multiply. Lalu yang bagus yang mana?

Blogspot
Menurut catatan, Blogspot merupakan aplikasi blog yang pertama kali muncul menawarkan blog gratis. Blog provider yang beralamatkan di www.blogger.com saat ini menjadi milik perusahaan raksasa Google, Inc. Kemudahan dalam mendapatkannya, membuat blogspot banyak diminati. Alamat blog yang akan didapatkan ketika mendaftar di www.blogger.com adalah namaanda.blogspot.com.

WordPress
Saat ini WordPress menjadi aplikasi blog yang paling lengkap dan paling diminati. Hal ini karena selain interface WordPress yang sangat fleksibel dan mudah digunakan, juga karena setiap saat inovasi terhadap engine WordPress selalu dilakukan oleh para pengembangnya. Setiap jam selalu muncul themes dan plug in baru untuk mendukung kinerja WordPress. WordPress memiliki dua web utama yaitu www.wordpress.com dan www.wordpress.org yang memiliki fungsi berbeda. www.wordpress.com dapat digunakan untuk mendapatkan blog gratis dengan alamat namaanda.wordpress.com dan www.wordpress.org untuk mendapatkan core, themes, plug in, dan codex dari engine WordPress.

Multiply
Multiply merupakan blog provider yang juga berfungsi sebagai situs pertemanan semacam Friendster. Hal ini menjadikan Multiply banyak digunakan oleh komunitas-komunitas tertentu untuk saling berkomunikasi. Di Indonesia, nampaknya komunitas yang mendominasi Multiply adalah komunitas Forum Lingkar Pena (FLP). Multiply menyediakan blog gratis dengan alamat namaanda.multiply.com. Selain itu Multiply juga menyediakan versi premium yang mengharuskan kita membayar sejumlah uang tertentu setiap bulan dengan fitur yang lebih canggih daripada versi yang gratis.

Untuk memilih yang mana yang harus kita gunakan untuk ngeblog, semua tergantung anda. Pertimbangan yang paling sederhana adalah dari segi fungsi dan penggunaan. Pilih aplikasi blog yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Microblogging
Ingatkah anda beberapa waktu yang lalu artis Luna Maya sempat gencar diberitakan di media massa? Luna Maya diadukan ke polisi oleh sejumlah pekerja infotaiment karena dianggap telah menghina mereka melalui tweet di twitter-nya.

Twitter inilah yang merupakan salah satu contoh aplikasi microblogging. Aplikasi microblogging lain yang juga cukup dikenal adalah Plurk. Di Indonesia, penyedia layanan microblogging adalah kronologger.com yang didirikan oleh Kukuh TW.

Microblogging sebenarnya merupakan salah satu bentuk blogging. Perbedaan yang paling mendasar antara microblogging dengan blogging konvensional adalah ukuran post ataupun ukuran file. Dalam microblogging, post hanya terdiri dari beberapa kalimat, sebuah gambar, maupun sepotong video. Dalam twitter, post (lebih dikenal dengan sebutan tweet) hanya terdiri dari 140 karakter saja.

Aktivitas microblogging sebenarnya sering dilakukan jika kita dekat dengan Facebook. Microblogging dengan Facebook lebih kita kenal dengan istilah Update Status.

Intinya, Ngeblog Itu Membangun Peradaban!
Ketika kita masih belajar di SMA, konsep yang paling mudah diingat adalah tentang peralihan dari jaman pra-sejarah ke jaman sejarah. Jaman pra-sejarah adalah jaman ketika manusia belum mengenal tulisan sedangkan jaman sejarah dimulai ketika manusia sudah mulai mengenal tulisan. Dari konsep ini, tidak berlebihan rasanya jika dikatakan bahwa,

Ngeblog = Membangun Peradaban
Ngeblog adalah berbagi. Ngeblog adalah mewariskan sesuatu untuk generasi mendatang dan dengan ngeblog, nilai-nilai kebaikan bisa diketahui oleh para generasi penerus. Ngeblog bisa digunakan sebagai sarana evaluasi sehingga kekurangan dan kelemahan peradaban saat ini bisa diketahui sehingga generasi mendatang tidak mengulangi kesalahan yang sama yang dilakukan oleh generasi saat ini.

Dengan ngeblog peradaban yang penuh dengan pencerahan akan mampu kita bangun. Suatu peradaban ketika yang lemah diperkuat dan yang kuat diproteksi supaya tidak bisa mendzolimi yang lemah. Peradaban ketika keadilan ditegakkan dan kebenaran dijunjung. Peradaban yang benar-benar ideal seperti yang dulu pernah kita jumpai dalam sejarah. Dan para penulis adalah orang yang bertanggungjawab untuk mewujudkan itu semua. So…

Penulis ngeblog? If you say why, I will say why not?

Masade

Quoted from www.ahaeureka.com

Comments

Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!